Halaman UtamaBiografiMotivasiMisi & VisiProgram KerjaNewsLetter

Persembahan dari Tim Sukses "Buyung untuk Ketua PPI Groningen 2004/2005"

Daftar isi:

Apa Motivasi si Buyung pada Pencalonan Dirinya?

DI BALIK Proses Pencalonan si Buyung

Prinsip Dasar


Apa Motivasi si Buyung pada Pencalonan Dirinya?

(1) Itikad baik untuk membantu PPI-G menjadi sebuah himpunan pelajar yang sanggup mengoptimasi sumber dayanya.

(2) Niat ikhlas dan tulus berbagi pengalaman dengan para pelajar aktivis muda dalam berogranisasi.

(3) Bersama berkontribusi nyata pada anggota, masyarakat, dan bangsa.

 

DI BALIK Proses Pencalonan si Buyung

Bagi si Buyung, pengambilan keputusan untuk maju dalam pencalonan ketua PPI Groningen periode 2004/2005 adalah sesuatu hal yang besar dan serius. Kenapa tidak, ditengah kemapanannya bercinta dengan Fisika Partikel yang sedang digelutinya, dia harus siap untuk berbagi waktu dengan beraktivitas dalam organisasi besar.

Si Buyung adalah salah satu contoh orang yang bersikap apatis pada PPI di tahun pertamanya di Groningen. Baginya fase menjadi aktivis dalam rorganisasi sudah lewati. Sekarang saatnya untuk serius belajar menekuni bidang yang baginya sangat menantang dan belum pernah tersentuh secara langsung: Fisika Teori.

Namun, situasi akhir-akhir ini membuatnya banyak berpikir ulang. Semakin banyak dia berinteraksi dengan sesama teman sebangsa, apa lagi rekan-rekan yang baru datang, semakin sadar dia bahwa adanya kesamaan dalam banyak perbedaan anak Bangsa yang merantau di sini. Terutama adalah kesamaan senasib dalam perantauan.

Pikirannya melayang, betapa banyak mutiara-mutiara bangsa yang bertebaran di bumi Groningen ini. Ingatannya terbang jauh pada bangsanya yang masih terseok-seok dengan segala masalah. Hatinya terpanggil, untuk kembali turun dalam pergerakan.

PPI, adalah jawaban yang tepat untuk mewadahi semua perbedaan tadi dan memfasilitasi mutiara-mutiara tadi untuk semakin kemerlap. Namun, untuk terjun langsung pada lingkar-pertama kepengurusan PPI belum tentu sebuah jawaban yang tepat.

Ide-ide pergerakan, perubahan, dan perbaikan demi optimasi fungsi PPI sebagai wadah pelajar Indonesia berorganiasasi mulai disosialisasikan pada teman-teman dekatnya. Ide yang sedikit namun konsisten terus bergulir, menggelinding dalam pikiran dan hati teman-temannya. Makin lama makin banyak yang mendengar, makin banyak pula ide itu dikritisi dan diperbaiki.

Sampai akhirnya, sampai pada satu permintaan yang berat. Permintaan yang bagi si Buyung tidak pernah terpikirkan sebelumnya: untuk maju dalam pencalonan Ketua PPI Groningen periode 2004/2005.

Si Buyung butuh hampir 2 minggu untuk berpikir, tafakur, dan berdoa pada Tuhan. "Apakah ini yang terbaik untukku?", "Apakah harus aku membagi cintaku kembali?", "Haruskah aku kembali ke jaman 4 atau 5 tahun yang silam". Tentu saja si Buyung sudah terpikirkan konsekuensi logis untuk "turun gunung". Pertama dan utama adalah: siap membagi waktu.

Akhirnya, keputusan bulat sudah diambil, semua resiko siap dihadang. Berangkat dari Lillahi ta'ala, menyandarkan kepasrahan pada Tuhan; si Buyung memutuskan untuk maju secara resmi pada 13 November 2004, bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitr.

Kepada para pendukungnya, si Buyung selalu berpesan:

"Saya maju bukan karena kemauan pribadi, bukan karena ambisi, bukan karena ego apa lagi sekedar mencari ketenaran. Saya maju karena motif: motif untuk mengoptimalkan fungsi PPI, motif untuk membagi pengalaman dengan yang lain, dan motif untuk berkontribusi yang nyata pada anggota, masyarakat, dan Bangsa"

Kembali ke atas

Persembahan dari Tim Sukses "Buyung untuk Ketua PPI Groningen 2004/2005"